Entri Populer

Selasa, 13 Januari 2015

ayo kenali jenis apel

Sudah tahu apa saja jenis apel di kota batu?
Hmmm atau mungkin yang kamu ketahui cuma jenis apel dari luar negeri ya??
Yuk kenali apel batu. Supaya kamu lebih cinta lagi sama apel lokal ini.
Di kota Batu ini para petani apel telah mengembangkan beberapa jenis apel. Tentunya setiap jenis apel memiliki rasa dan karakter buah yang berbeda.
Harganyapun berbeda tiap jenis apel loh!
Oke langsung saja..

1. Apel Manalagi

Apel Manakagi
 Pasti kebanyakan dari kalian mengetahui apel yang satu ini. Yups, apel ini sering dijumpai di kios buah dimanapun berada.Ya! karena apel jenis manalagi ini adalah apel yang paling banyak ditanam di kebun milik petani. Buahnya rasanya manis, agak keras sedikit, namun kalau umur apel sudah benar-benar matang buahnya akan renyah. Apel manalagi ini juga lebih tahan lama dibandingkan apel yang lainnya. Warnanya hijau kekuningan. Kalau sudah sangat tua buah ini berwarna lebih kuning. Baunya juga harum loh. Di wisata petik apel KTMA buah yang banyak adalah jenis ini. Walaupun ada juga buah yang lainnya. Apel manalagi ini cocok sekali kalau dibawa untuk oleh-oleh, karena bisa tahan hingga 1 bulan.

2. Apel Rome Beauty.

Apel Rome Beauty
Nah untuk apel yang satu ini buahnya berwarna merah. Walaupun kadang dominan hijau, tapi pasti bersembur warna merah. Bentuk buahnya seperti manalagi bulat. Buah ini agak keras cenderung renyah kalau sudah sangat matang. Ada rasa asam sedikit. Rome beauty ini biasanya sering digunakan sebagai bahan dasar sari apel yang sering kamu temui di toko oleh-oleh.

3. Apel Hijau ( Green Smith ).

Apel HIjau ( Green Smith ).

Apel yang satu ini sering dijadikan jus apel bagi yang diet. Rasanya asam dan kandungan airnya sangat banyak. Warnanya hijau saja. Kadang ada bercak atau totol-totol putih di kulitnya. Namun apel ini agak jarang ditemui. Karena jarang petani yang menanam.

4. Apel Anna.

Apel Anna.

Bukan berjenis kelamin perempuan apel ini dinamakan Anna, hehehe. Entahlah siapa yang menamai apel ini dengan nama itu. Namun apel ini sekarang sedang ramai-ramainya ditanam. Warnanya merah merona. Sangat menarik perhatian. Terbukti banyak sekali tamu wisata petik apel di KTMA selalu senang dengan apel ini. Pertama warnanya yang memang terbukti menarik. Kedua buahnya renyah tidak keras, bahkan sangat lunak ketika terlalu matang. Ketiga tekstur daging buah sangat lembut. Terakhir kandungan airnya banyak dan sedikit asam manis sehingga buahnya kalau dimakan terasa segar. Sayangnya buah ini tidak bisa terlalu bertahan lama.

5. Apel Wanglin.

Mohon maaf untuk Wanglin karena ketika menulis artikel ini kami tidak mempunyai fotonya maka kami tidak menyertakan foto saat ini. Tapi ketika sudah ada nanti kami akan berikan foto apel ini.
Langsung saja, untuk Wanglin ini buahnya sangat langka. Buahnya sanagt enak. Rasanya manis dipadu dengan kandungan air yang banyak dan renyah ketika digigit. Wanglin ini buah yang paling mahal diantara lainnya. Buahnya bisa dibilang langka. Jarang petani yang menanamnya. Kalau ada biasanya dikonsumsi petani yang menanam sendiri,hehehe. Warna buahnya hijau seperti apel green smith namun bertutul hitam kecil-kecil. Jika ketika wisata petik apel coba aja tanyakan ke petugas soal apel ini. Siapa tahu anda bisa merasakan lezatnya apel yang satu ini.

Oke demikian sedikit tulisan soal macam-macam apel di kota Batu. Semoga bisa membantu agar sebelum wisata petik apel sudah tahu dulu jenis-jenis apel.
Jangan lupa jika ingin wisata petik apel bisa menghubungi kami. Silahkan dilihat profil kami ya buat contact personnya.

Selasa, 06 Januari 2015

Mengapa lokasi petiknya mesti berpindah-pindah?

Banyak pertanyaan dari pengunjung kepada kami "mengapa se kok lokasinya pindah-pindah?"
Pertama yang harus diketahui oleh pengunjung adalah bahwa KTMA hanya memberikan atau menjual buah apel yang memang siap petik. Artinya buah apel yang akan dipetik oleh pengunjung adalah buah apel yang memang sudah tua di pohon atau sudah masuk usia panen.
Kenapa mesti begitu?
Karena buah apel yang sudah matang akan lebih terasa enak dan renyah (tergantung jenis apel). Hal ini beda dengan buah apel yang masih belum masuk usia panen dan dipaksakan untuk dipetik. Rasa dari buah itu pasti agak sepet kalau orang jawa bilang dan keras.
Karena KTMA merupakan tempat atau wadah dari beberapa anggota petani maka lahan yang digunakan oleh KTMA adalah lahan milik petani yang apelnya layak digunakan untuk petik. Tentunya sesuai standar yang diberikan KTMA.
Oleh sebab itulah kenapa lokasi petik apel yang digunakan KTMA selalu berpindah.
Tujuan utamanya jelas. Agar para pengunjung atau wisatawan yang ingin petik apel bisa merasakan apel batu yang layak dan baik untuk dimakan.
Sehingga dengan begitu wisatawan akan merasa senang dan puas menikmati apel batu. Tentunya diharapkan wisatawan yang kebanyakan dalam negeri ini akan mencintai buah asli petani Indonesia.
Jayalah petani Indonesia.

Selamat datang.

hai...
Selamat datang di blog kami.
Blog ini dikelola oleh Kelompok Tani Makmur Abadi.
Nah pada blog ini pula kami akan berusaha selalu menyajikan dunia apel dan tentu saja tentang petik apel. Khususnya petik apel yang dilakukan di wisata petik apel KTMA.
Bagi anda yang belum pernah melakukan petik apel atau ingin melakukan petik apel sendiri di kebun, bisa menghubungi kami melalui :
Tlp. Kantor : ( 0341 ) 511158
P. Harno.    : 085103689229
P. Hery.       : 081232962050
Email.          : kt_makmurabadi@yahoo.co.id
Twitter.       : @petikapelktma
Facebook.  : kelompok tani makmur abadi
Instagram    : @wisatapetikapel